Kam. Jan 8th, 2026

Seberapa besar kasus penipuan dapat di selesaikan lewat proses hukum pengacara ?

Kasus penipuan hanya dapat diselesaikan melalui proses hukum. Jika awam tentang hukum. Sebaiknya di dampingi kuasa hukum. Agar sebelum melangkah lebih jauh tidak merasa sendirian di tengah perjalanan.

Karena beracara dalam suatu perkara hukum efektivitasnya bergantung pada beberapa faktor di lapangan.

Berikut beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan:

Keterlibatan Instansi Penegak Hukum: Korban dapat memberikan kuasa kepada pengacara terkait peristiwa yang di alaminya. Agar penerima kuasa memprosesnya untuk membuat LP. Dan setelah itu melakukan penyidikan dan penyelidikan sendiri sesuai perintah dan tugas dari klien. Agar bilamana pihak berwajib sibuk karena banyaknya tugas yang lain. Pengacara dapat memprosesnya demi efisiensi waktu, tenaga & materi.

Bukti Elektronik: Alat bukti elektronik seperti informasi elektronik dan data digital dapat digunakan dalam penyidikan kasus penipuan online.

Kerja Sama Internasional: Kasus penipuan online sering kali melibatkan jaringan kejahatan trans-nasional, sehingga kerja sama internasional sangat dibutuhkan untuk membongkar jaringan kejahatan ini.

Korupsi dan Kinerja Penegak Hukum: Korupsi di institusi penegak hukum dapat memperburuk situasi dan memperkuat jaringan kejahatan.

Dalam beberapa tahun terakhir, kasus penipuan online meningkat drastis di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia. Pada tahun 2024, tercatat 5.111 kasus penipuan online belum yang tidak tercatat.

Jewellawry FirmĀ 

WhatsApp 088-118-00-119

Jl. Komjen Pol M Yasin, No.78 Palsigunung Cimanggis Depok Jawa Barat

Related Post

Tinggalkan Balasan